SEJARAH

SEJARAH KECAMATAN SINDANG

KABUPATEN MAJALENGKA

Sejarah adalah cerita perjuangan, dimana perjuangan itu sendiri hakekatnya merupakan tindakan / gerakan yang mulia untuk mencapai suatu harapan kearah yang lebih baik  terutama yang menyangkut hayat hidup manusia

Seiring dengan berkembangnya paradigma tentang kepemerintahan serta dengan  mempertimbangkan aspek efektif, efisien, dan kemudahanan dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat maka masyarakat wilayah sindang dan sekitarnya mempunyai suatu keinginan pelayanan yang mudah, murah dan cepat

Tatanan kepemerintahan sendiri dalam hal ini tentang kecamatan baru yang merupakan  pemekaran dari Kecamatan Sukahaji wacananya telah berjalan sejak lama, dimana kecamatan  baru ini tidak sekedar untuk memisahkan diri begitu saja akan tetapi maksud dan tujuan yang diharapkan  dari wilayah wilayah yang jauh dari ibukota  Kecamatan Sukahaji  adalah untuk memberikan  kemudahan  dalam  aspek pelayanan pemerintahan kecamatan   dalam memenuhi kebutuhan masyarakat baik secara administratif maupun pelayanan lainnya

Dari perjalanan perjuangan untuk terbentuknya kecamatan baru dihadapkan kepada   berbagai permasalahan, tantangan yang tentunya banyak menyita waktu, tenaga, dan  pikiran. bahkan dihadapkan kepada perbedaan pendapat yang berindikasi pro kontra, adapun permasalahan – permasalahan yang muncul adalah berbagai alasan dan kepentingan dari semua kalangan

Dalam  memperjuangkan  cita – cita demi tercapainya maksud dan tujuan dari masyarakat  wilayah sindang dan sekitarnya maka pada tahun 2005 dibentuklah Presidium Pembentukan Kecamatan Sindang, adapun Presidium tersebut dibentuk berdasarkan musyawarah seluruh kepala desa dan tokoh  masyarakat, sedangkan pada saat itu yang menjadi tokoh dan sekaligus Ketua Presidium adalah Bapak SUDARJA selaku Kepala Desa Gunungkuning, Desa Sindang (Drs. BAYANUDIN), Desa Indrakila (SUBANDI) Desa Garawastu (Pjs. M.HASAN ), Desa Pasirayu (RASJA), dan Desa Sangkanhurip (DEDI) yang tentunya mereka itu memiliki satu keinginan yang sama yaitu  terwujudnya Kecamatan Sindang yang terpisah dari Kecamatan Sukahaji, Presidium tersebut juga menghasilkan suatu kesepakatan sikap untuk memperjuangkan tentang perbedaan pendapat penentuan  ibukota Kecamatan Sindang dimana mereka tidak memilih Desa Tanjungsari sebagai   ibukota, akan  tetapi  lebih  memilih Desa Sindang sebagai ibukota Kecamatan Sindang yang dituangkan dalam Proposal tentang  Pembentukan Kecamatan Sindang Kabupaten  Majalengka yang diajukan kepada Pemerintah  Kabupaten Majalengka dan DPRD Kabupaten Majalengka

Setelah 3 (tiga) tahun perjalanan dalam memperjuangkan terbentuknya Kecamatan Sindang serta menanti keputusan, barulah pada tahun 2008, Kecamatan Sindang secara administratif sebagai kecamatan baru yang berdasarkan Perda Nomor 6 Tahun  2008, tepatnya Hari Kamis, Tanggal 13 Maret 2008  adalah momentum hari lahirnya Kecamatan Sindang yang bertepatan dengan Pelantikan Pejabat Struktural Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka

Secara  goegrafis luas wilayah Kecamatan Sindang adalah 23,95 Km2 dengan memiliki batas-batas wilayah :

– Sebelah Barat              : Kecamatan Sukahaji

– Sebelah Timur             : Kabupaten Kuningan ( Gunung Ciremai )

– Sebelah Selatan           : Kecamatan Maja dan Kecamatan Argapura

– Sebelah Utara              : Kecamatan Sukahaji dan Kecamatan Rajagaluh

Desa-desa yang tergabung pada Kecamatan Sindang adalah :

  1. Desa Pasirayu
  2. Desa Garawastu
  3. Desa Sangkanhurip
  4. Desa Sindang
  5. Desa Indrakila
  6. Desa Gunungkuning
  7. Desa Bayureja

Demikian sekilas sejarah singkat terbentuknya Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka, sejarah ini disadur dan berdasarkan informasi yang diperoleh dari cerita para pelaku, tokoh,dan kepala desa yang ada diwilayah Kecamatan Sindang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *